Trader veteran Peter Brandt memperkirakan Bitcoin (BTC) berpeluang mencapai US$300.000–US$600.000 pada akhir 2029, setelah melihat kemungkinan pasar telah memasuki siklus bullish baru. Proyeksi tersebut lebih tinggi dari perkiraan Brandt pada Juli 2026 sebesar US$250.000–US$300.000. Meski bullish dalam jangka panjang, ia masih mengantisipasi koreksi Bitcoin ke sekitar US$65.000–US$66.000 pada awal Oktober. Di sisi lain, Brandt mempertanyakan […]
Trader veteran Peter Brandt memperkirakan Bitcoin (BTC) berpeluang mencapai US$300.000–US$600.000 pada akhir 2029, setelah melihat kemungkinan pasar telah memasuki siklus bullish baru.
Proyeksi tersebut lebih tinggi dari perkiraan Brandt pada Juli 2026 sebesar US$250.000–US$300.000. Meski bullish dalam jangka panjang, ia masih mengantisipasi koreksi Bitcoin ke sekitar US$65.000–US$66.000 pada awal Oktober.
Di sisi lain, Brandt mempertanyakan daya tarik XRP sebagai investasi. Ia menyebut XRP sebagai “fool coin” atau “koin konyol” ketika membahas anggapan bahwa utilitas transaksi otomatis membuat suatu aset lebih bernilai.
Peter Brandt Melihat Bull Market Bitcoin Baru
Pandangan Brandt terhadap Bitcoin berubah dalam beberapa bulan terakhir. Pada Juli, ketika BTC diperdagangkan mendekati US$64.000, ia masih memperkirakan harga dapat turun hingga kisaran atas US$40.000.
Namun, Bitcoin sempat menyentuh sekitar US$58.000 pada akhir Juni, kemudian pulih dan mendekati US$85.000 menjelang wawancara terbarunya dengan Cointelegraph.
Pergerakan itu membuat Brandt mempertimbangkan bahwa level US$58.000 kemungkinan telah menjadi titik terendah siklus.